Saat ini penulis sedang menulis artikel-artikel yang akan diposting secara rutin. Untuk sementara, posting baru belum terbit. Mohon doanya, agar penulis bisa istiqamah dan senantiasa diberi kemudahan oleh Allah dalam berbagi ilmu, amin...

Mencari Data di Blog Ini :

Kamis, 14 Agustus 2008

Pedoman Transliterasi (Arab—Indonesia)

بسم الله الرحمن الرحيم


Dalam penulisan di blog ini, terkadang penulis menggunakan tulisan Alfabet untuk menggantikan Huruf Arab (hija'iyyah). Berikut ini pedoman transliterasi yang penulis gunakan sebagaimana lazim digunakan di buku-buku keislaman :
  • أ (a)
  • ب (b)
  • ت (t)
  • ث (ts)
  • ج (j)
  • ح ( h )
  • خ (kh)

  • د (d)
  • ذ (dz)
  • ر (r)
  • ز (z)
  • س (s)
  • ش (sy)
  • ص (sh)

  • ض (dh)
  • ط (th)
  • ظ (zh)
  • ع ( ‘ )
  • غ (gh)
  • ف (f)
  • ق (q)

  • ك (k)
  • ل ( l )
  • م (m)
  • ن (n)
  • و (w)
  • ﻫ (h)
  • ء ( ’ )
  • ي (y)

  • â = a panjang
  • î = i panjang
  • û = u panjang

#Semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin...#

24 komentar:

  1. sama-sama mas faisol,
    kita bisa sharing info demi dakwah islam...

    salaam,
    admin imeaenschede.wordpress.com

    BalasHapus
  2. Ana saluut,tapi ada yang tidak serasa dengan ana sebagai orang yang qoliilul'ilmi ini,dan ana harap bisa diluruskan pegangan ana ini:ض:Dha atau dla ,bgm?

    BalasHapus
  3. "dla" itu yg benar.

    Wa Salam.

    Salim Syarief.

    BalasHapus
  4. saudaraku abu ubaidillah & salim syarief yg sangat kritis,

    saya mengikuti konvensi yg berlaku di buku-buku ke-Islaman saat ini... memang, dulu kesepakatannya (dla'), tp sekarang (dha')...

    begitu dulu, saudaraku... semoga Allah menyatukan & melembutkan hati semua umat Islam, amin...

    BalasHapus
  5. Ada plug-in untuk menulis arab yang digunakan ya,.

    Salam kenal ya,.

    BalasHapus
  6. Terima kasih mas Faisol, semoga kita bisa saling sharing dan saling berbagi ilmu yang kita dapatkan. "Sesungguhnya ilmu yang bermanfaat termasuk kedalam kategori amalan yang tak akan terputus ketika kita telah wafat nanti"

    BalasHapus
  7. saudaraku zero yg baik,

    plug in biasanya tersedia u/ Al-Qur'an... adapun untuk hadits, sampean bisa dapatkan dari CD/DVD Maktabah Syamilah (kumpulan +/- 2000 kitab, baik tafsir, hadits, fiqh, sirah dll)... u/ Maktabah Syamilah, kunjungi saja :

    1. http://www.pesantrenvirtual.com/
    atau
    2. http://kitab-kuning.blogspot.com/

    bila tidak punya, maka kita harus mengetik sendiri dalam huruf Arab...

    saudaraku yananto yg baik,
    semoga semuanya bisa jd ilmu yg bermanfaat & Multi Level Pahal (MLP) bg kita semua, amin...

    begitu dulu, saudaraku... semoga Allah menyatukan & melembutkan hati semua umat Islam, amin...

    BalasHapus
  8. saudaraku abufilza yg baik,

    salam kenal juga...

    semoga Allah menyatukan & melembutkan hati semua umat Islam, amin...

    BalasHapus
  9. Mas Faisol, bagaimana membedakan transliterasi huruf ح dengan huruf ه?
    Terima kasih untuk sharing-nya. Ini sharing dariku:
    http://www.universitas-quran.com. selamat berkunjung…

    BalasHapus
  10. saudaraku widi yang baik,

    ح
    menggunakan huruf "h" tapi digaris bawah.

    ه
    menggunakan huruf "h" biasa.

    BalasHapus
  11. Assalamua'alaikum pak faisol? Salam kenal aja terima kasih!

    BalasHapus
  12. wa'laykumus salam wr. wb, saudaraku Muarif Zaenudin yg baik...

    salam kenal juga... terima kasih juga saya haturkan atas kunjungan sampean ke gubug saya...

    BalasHapus
  13. akhi Faishol,
    apa sebaiknya pedoman transliterasi mengikuti SKB
    Mendiknas dan Menag, kalau semua warga negara mengikuti itu kan baik, bagaimana usul ini
    Supardi Abdillah
    Supardi_abdillah@hotmail.com
    www.stain_slatiga.ac.id.

    BalasHapus
  14. blog walking....bung faisol


    kunjungan balik ok

    http://www.kiaratech.com

    WORLD RADIO ONLINE LIVE STREAMING ROOM

    BalasHapus
  15. saudaraku Supardi Abdillah yg baik,

    saya setuju saja bila semua pihak, misal akademisi, penerbit & penulis buku2 ke-Islaman menggunakan pedoman transliterasi dari Depag...

    cuma memang, agak ribet penulisannya... akan banyak simbol yg digunakan & itu butuh usaha lebih dalam penulisan...

    adapun yang saya gunakan, saya mencontoh dari buku2 ke-Islaman yg umum beredar, misal tulisan Prof. Quraish shihab...

    kesimpulannya, sebaiknya Depag menghimbau semua penerbit buku2 ke-Islaman u/ mengikuti pedoman transliterasi tsb... saya sih, ngikut saja yg umum dimengerti oleh masyarakat...

    begitu dulu, saudaraku... terima kasih saya haturkan atas saran dan kritik sampean...

    BalasHapus
  16. assalamu alaikum wr. wb.

    ustats sebenar apa yang dpat dilakukan kalau kita memahami yang namanye transliterasi?????


    sisyarif2@gmail.com

    BalasHapus
  17. Assalamu Ustast.....

    Sebenarnya saya butuh banyak referensi tentang transliterasi ini karena sementara ini ingin mencari tau bagaimana saya bisa menulis arab al-qur'an dengan gampang, benar dan pasti benar.

    Nah.... minta bantuan ustats??? referensi ini.


    Terimakasih

    Syarifuddin (شرف الدين)

    BalasHapus
  18. Assalamu alaikum warahmatullahi wb.

    Ustast dimana dan siapa yang bisa membatu saya untuk mendapat referensi tentang transliterasi font arabic? dalam hal penulisan teks bahasa arab menggunakan keyboard standar qwerty?????

    BalasHapus
  19. MAs ada gak translitersi yang membedakan "a" pada ilah dengan "a" pada Shalih. karena penggunakan kata "a" pada Shalih sekarang terbukti membuat orang yang sementara ini belum dapat membaca huruf arab dan membaca translate-latin-nya sudah pasti salah. Kata Alloh akan dibaca Allah, Solih dibacah salih, dsb. dikhawatirkan akan mengubah makna ayat al quran. kan bisa dosa katanya Ustad saya dulu...

    BalasHapus
  20. saudaraku Fredy yg baik,

    penulisan "Alloh" kalau yang membaca ngga ngerti juga pasti salah karena ngga ngerti tafkhiim...

    itulah gunanya mengaji... jd, pedoman transliterasi bukan u/ orang yang ngga bisa ngaji, tp bagi orang yang sudah belajar lewat guru...

    BalasHapus
  21. Agaknya untuk kepentingan penulisan di blog transliterasi di atas memang yang terbaik dan mau tidak mau dipakai. Kalau pakai transliterasi dari SKB susah nyari font yang websafe (terinstall di semua sistem operasi). Misal mencari huruf-huruf yang ada titik di atasnya atau di bawahnya, ada font yang mengandung simbol untuk huruf itu ada juga yang tidak. Misal huruf ث yang dalam transliterasi SKB menggunakan huruf s dengan titik di atas, font Arial tidak memuatnya, times new roman juga tidak...jadi tidak websafe...paling aman ya mengunakan ts.

    BalasHapus
  22. untuk jenis font yang dipakai transliterasi apa ya??

    BalasHapus